Wednesday, June 14, 2017

The Boy, Boneka 'Hidup' Haus Perhatian

The Boy, Boneka 'Hidup' Haus Perhatian

Film horor ini suguhkan cerita seseorang wanita yang digaji untuk mengasuh satu boneka.
Muvila. com – Boneka lazimnya jadi mainan anak-anak Boneka Wisuda Murah yang mengasyikkan. Tetapi, di tangan beberapa pembuat film horor, boneka seringkali jadi perlambang kengerian. Di ranah horor Hollywood, contoh paling populer yang dapat di ambil yaitu sosok boneka Chucky atau Annabelle. Th. 2016, sutradara William Brent Bell (The Devil Inside, Wer) serta penulis skenario Stacey Menear akan mengenalkan Brahms, sosok boneka yang diperlakukan seperti hidup oleh 'orang tua'-nya.

Seseorang wanita asal Amerika Serikat, Greta Evans (Lauren Cohan) terima tawaran bekerja di satu tempat tinggal pedesaan di Inggris. Ia disambut oleh suami-istri paruh baya Heelshire (Jim Norton serta Diana Hardcastle) yang tinggal cuma berdua di satu tempat tinggal besar. Mereka merencanakan pergi liburan, serta memerlukan layanan Greta untuk mengasuh putra mereka yang bernama Brahms. Begitu terkejutnya Greta, waktu tahu Brahms hanya satu boneka berupa anak lelaki.


Awalannya Greta tidak memahami bakal sikap suami istri Heelshire yang memperlakukan boneka itu betul-betul seperti manusia. Mereka bicara pada Brahms, memberikannya makan, menyuruhnya belajar, dan bangunkan serta menidurkannya dengan teratur. Malcolm (Rupert Evans), pria pengantar supply logistik ke keluarga Heelshire, menerangkan kalau boneka itu ambil bentuk serta nama Brahms (Jett Klyne), anak suami-istri Heelshire yang wafat bertahun-tahun terlebih dulu.

Greta lantas mengambil keputusan untuk ikuti saja tugasnya, terlebih ia digaji besar. Tinggal sendirian dirumah besar dengan satu boneka tidak jadi problem untuk Greta, yang sedang menginginkan ada jauh dari kehidupannya yang awal mulanya. Tetapi, perbuatannya yang berasumsi Brahms cuma satu boneka berbalik arah. Ia juga lama-lama mengerti kalau sikap suami-istri Heelshire pada Brahms tidaklah sebatas bentuk ketidakwarasan belaka.



The Boy adalah film panjang ke lima garapan sineas AS, William Brent Bell, sekalian yang ke empat berturut-turut yang bergenre horor, sesudah Stay Alive (2006), The Devil Inside (2012), serta Wer (2013). Film-film horor ini dapat dibuktikan jadi jalan keberhasilan Bell di perfilman, hingga ia diakui oleh tempat tinggal produksi Laksehore Entertainment serta STX Entertainment untuk mengerjakan The Boy. Film yang di dukung tempat tinggal produksi Huayi Brothers ini juga mengawali produksi pada th. 2015 di Kanada.

Satu diantara segi utama dari The Boy yaitu sosok boneka Brahms, yang ukurannya sama juga dengan seseorang anak lelaki. Dalam membuat boneka ini, Bell rupanya miliki persyaratan spesial, karna tidak mau boneka ini berniat terlihat seram. " Mengasyikkan untuk kami untuk mengerti serta buat boneka Bramhs seperti hasrat tokoh orang tuanya, " terang Bell dalam satu wawancara dengan Screen Slam.

" Pada intinya mereka menginginkan buat suatu hal sedekat mungkin saja dengan sosok anak mereka, sesempurna mungkin saja. Dalam sebagian sisi, ini versus romantisasi dari putra mereka. Namun, kami memanglah tidak mau membuatnya menyeramkan dalam apapun yang dikerjakannya, dia menyeramkan karna tidak lakukan apa-apa. "


Film The Boy bakal ada di bioskop-bioskop Indonesia kurun waktu dekat. Simak trailer-nya berikut ini.

No comments:

Post a Comment